Senin, 22 Oktober 2012

CEGAH NARKOBA MELALUI MABIT (MALAM BINA IMAN DAN TAQWA) & OUTBOUT

            Berusaha mencari model pencegahan terhadap narkoba yang sedang marak belakangan ini Mahasiswa pasca sarjana STKS yang diwakili oleh Muhammad Dic Hidayat dalam kegiatan praktikumnya bekerjasama dengan karang taruna unit 04 kelurahan Dago yang notabenenya potensi dan sumber kesejahteraan sosial dilingkungan lokal,  merasa terpanggil sebagai suatu respon sosial dalam penanggulangan permasalahan narkoba yang cukup meresahkan. Maka, pada tanggal 20 & 21 bertempat di Sekolah Alam Bandung. Praktikan dan Karang taruna unit 04 kelurahan Dago melaksanakan kegiatan “PELATIHAN HIDUP SEHAT TANPA NARKOBA MELALUI MABIT DAN OUTBOND”.

Bermula dengan persiapan sosial dan asesmen yang dilakukan praktikan, lahirlah satu gagasan untuk melakukan berbagai hal yang rasional yaitu dengan mengenalkan jenis dan akibat yang ditimbulkan oleh narkoba secara mendalam. Melalui edukasi, infromasi dan komunikasi. Maka, diperluakan adanya kemasan yang menarik, rekreatif dan inovatif untuk sebuah program dengan harapan dapat menjadi percontohan untuk wilayah lain di indonesia.
Narkoba sangatlah erat kaitannya dengan empat aspek, yaitu : agama, hukum, sosial dan kesehatan. empat aspek inilah yang mendasari program pencegahan narkoba melalui mabit dan outbond. Praktikan melihat komprehensifitas dari mabit dan outbond sehingga mengakomodir keempat aspek tersebut. Aspek agama terpenuhi dengan berbagai kegiatan ibadah seperti sholat wajib berjamaah, tahajud, dan muhasabah. Aspek hukum didapatkan dari penyampaian materi oleh pihak Kepolisian dan Badan Narkotika.  Aspek kesehatan melalui kegiatan positif seperti olahraga, tracking dan keteraturan waktu yang didapatkan saat outbond. Keempat, aspek sosial diberikan oleh pemandu outbond saat games yang bermuatan kehidupan sosial antara sesama. Ini hanyalah sedikit upaya berkontribusi dilingkungan lokal semoga dapat bermanfaat untuk umat dan bangsa.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar